Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
DaerahTeknologi

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Dorong Transaksi Praktis dan Eksistensi UMKM yang Lebih Luas Melalui QRIS dan Google Maps

11
×

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Dorong Transaksi Praktis dan Eksistensi UMKM yang Lebih Luas Melalui QRIS dan Google Maps

Sebarkan artikel ini

PANGKEP – FOLDERINDONESIA.COM Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja “Mendorong Transaksi Praktis dan Eksistensi UMKM yang Lebih Luas Melalui QRIS dan Google Maps” atau digitalisasi UMKM melalui pembuatan QRIS dan penambahan titik lokasi usaha di Google Maps di Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Senin-Selasa (20-21/07).

Program tersebut merupakan bagian dari KKN Tematik Inovasi Desa dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta poin 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Kegiatan ini bertujuan mendorong pelaku UMKM beralih ke sistem pembayaran non-tunai sekaligus memperluas jangkauan usaha melalui platform digital.

Pelaksanaan program dilakukan dengan mendatangi pelaku UMKM secara langsung di tempat usaha masing-masing. Mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai pengenalan QRIS dan Google Maps, manfaat penggunaannya, serta kendala yang umum dihadapi pelaku UMKM dalam beradaptasi dengan sistem digital. Selain itu, mahasiswa turut mendampingi dan memberikan solusi bagi pelaku usaha yang mengalami kendala selama proses pendaftaran.

Penanggung jawab program kerja, Luthfun Nisa Crosti, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membantu UMKM meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memudahkan calon konsumen, khususnya warga baru, dalam menemukan lokasi usaha.

“Banyak pelaku UMKM di sekitar sini yang masih bertransaksi secara tunai dan belum terdaftar titik usaha di Google Maps, sehingga sulit bagi konsumen baru atau pendatang untuk melakukan transaksi non-tunai. Melalui QRIS dan pemetaan lokasi ini, kami berharap usaha mereka semakin praktis dan mudah ditemukan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN turut berkoordinasi dengan aparat desa dan pelaku UMKM setempat dalam proses pendataan serta verifikasi titik lokasi usaha.

Sementara itu, masyarakat setempat dan aparat desa, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut.

“Saya sudah berencana untuk membuat QRIS untuk toko saya karena sudah beberapa kali pembeli ingin melakukan pembayaran melalui QRIS, tetapi saya masih kurang paham tentang cara pembuatan dan cara penggunaan QRIS. Sejak didampingi mahasiswa, toko saya kini sudah bisa menerima pembayaran QRIS dan muncul di Google Maps. Pelanggan jadi lebih mudah menemukan lokasi usaha saya dan membayar tanpa perlu uang tunai,” tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya transaksi digital dapat terus terjaga, sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian Kelurahan Talaka.

Example 300x250