MAROS, FOLDERINDONESIA.COM – Konflik di Pesantren Darul Istiqamah kembali memanas dan memicu pertanyaan publik terkait tindak lanjut penanganannya. Kondisi tersebut menimbulkan sorotan masyarakat yang menilai belum ada langkah konkret setelah proses awal dilakukan oleh DPRD Maros.
Ketua DPRD Maros, Muh Gemilang Pagessa, memastikan bahwa penanganan kasus tersebut tidak berhenti pada tahap Rapat Dengar Pendapat (RDP). Ia menjelaskan bahwa DPRD telah mempertemukan berbagai pihak dalam forum tersebut untuk mendengarkan seluruh keterangan yang ada.
“RDP sudah kita lakukan dan semua pihak sudah kita dengarkan. Tapi mungkin ada pemantik baru, sehingga kembali bergejolak,” kata Gemilang, Senin (6/4/2026).
Meski demikian, ia mengakui bahwa hingga saat ini belum ada langkah teknis lanjutan di lapangan. Menurutnya, sejumlah pihak menyoroti belum adanya peninjauan langsung ke lokasi, namun DPRD menegaskan bahwa setiap langkah harus dilakukan secara terkoordinasi dengan pihak terkait.
“Untuk turun ke lapangan, kami harus koordinasi dulu dengan eksekutif, pihak keamanan, TNI-Polri, dan lainnya,” jelasnya.
Gemilang menegaskan DPRD tidak tinggal diam dalam menyikapi persoalan tersebut, namun tetap menunggu koordinasi dengan pemerintah daerah untuk langkah lanjutan. Ia juga menyampaikan bahwa Bupati Maros telah mengisyaratkan adanya rencana tindak lanjut dari pihak eksekutif.
“Kita tunggu dari eksekutif. Tadi Pak Bupati juga sudah menyampaikan langkah-langkahnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPRD tetap membuka ruang mediasi dan siap menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat sesuai dengan fungsi pengawasan dan penyaluran aspirasi yang dimiliki lembaga legislatif tersebut.


















