Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Edukasi

Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Hadirkan Alat Bakar Sampah Minim Asap di Kelurahan Talaka

17
×

Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Hadirkan Alat Bakar Sampah Minim Asap di Kelurahan Talaka

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Hadirkan Alat Bakar Sampah Minim Asap di Kelurahan Talaka. Selasa (4/8). (Dok.ist)

PANGKEP, FOLDERINDONESIA.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi berupa alat bakar sampah minim asap sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan di Kelurahan Talaka. Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memberikan solusi sederhana terhadap permasalahan sampah rumah tangga sekaligus mengurangi pencemaran udara akibat pembakaran sampah secara terbuka.

Alat bakar sampah tersebut dirancang dengan desain yang mampu mengoptimalkan proses pembakaran sehingga menghasilkan emisi asap yang lebih rendah dibandingkan metode pembakaran konvensional. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat dalam mengelola sampah yang tidak dapat didaur ulang.

Selain melakukan pembuatan alat, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tata cara penggunaan dan perawatan alat, serta pentingnya pengelolaan sampah yang tepat. Edukasi tersebut menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi dampak pencemaran udara, dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Kelurahan Talaka. Warga menilai inovasi tersebut memberikan manfaat yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi solusi praktis untuk mengurangi dampak negatif pembakaran sampah terbuka.

Koordinator program kerja, Dita Safita, menyampaikan bahwa inovasi ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat setelah pelaksanaan KKN berakhir. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan bagi permasalahan lingkungan.

“Melalui program kerja ini, kami berharap alat bakar sampah minim asap dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Kelurahan Talaka. Inovasi sederhana ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus mendukung terwujudnya budaya pengelolaan sampah yang lebih baik di tingkat masyarakat,” ujar Dita Safita pada selasa 4 Agustus 2026.

Melalui program ini, Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Diharapkan, inovasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menerapkan pengelolaan sampah yang lebih baik demi menjaga kelestarian lingkungan.

Example 300x250