Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Daerah

Reses di Mandai, Muhammad Yusuf Sarro Serap Aspirasi Warga soal Infrastruktur hingga Pendidikan

6
×

Reses di Mandai, Muhammad Yusuf Sarro Serap Aspirasi Warga soal Infrastruktur hingga Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Maros Yusuf Sarro (Dok.ist)

MAROS, FOLDERINDONESIA.COM – Anggota DPRD Kabupaten Maros, Muhammad Yusuf Sarro, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar reses di daerah pemilihannya yang meliputi Kelurahan Bontoa dan Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Rabu (15/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, persoalan infrastruktur dasar menjadi aspirasi yang paling banyak disuarakan warga. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera merealisasikan sejumlah kebutuhan mendesak yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas dan kenyamanan lingkungan.

Sejumlah usulan yang mencuat di antaranya pembangunan pagar dan paving blok masjid, pemasangan portal lingkungan, hingga pengecoran jalan di kawasan Batangase.

“Usulan yang paling banyak disampaikan masyarakat berkaitan dengan infrastruktur dasar yang memang mereka anggap mendesak,” kata Yusuf Sarro.

Selain infrastruktur, warga juga menyampaikan keluhan terkait pelayanan kesehatan. Mereka berharap adanya pembenahan pelayanan puskesmas yang melayani masyarakat di Kelurahan Bontoa dan Kelurahan Hasanuddin agar akses serta kualitas pelayanan kesehatan semakin baik.

Sektor pendidikan turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Warga mengusulkan penambahan ruang belajar untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Penambahan ruang kelas dinilai semakin mendesak seiring meningkatnya jumlah peserta didik setiap tahun. Jika tidak segera diantisipasi, keterbatasan ruang belajar dikhawatirkan dapat memengaruhi kenyamanan siswa dan efektivitas proses belajar mengajar.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Yusuf Sarro memastikan seluruh masukan masyarakat akan ditampung dan diperjuangkan melalui DPRD Kabupaten Maros.

Politisi yang akrab disapa Sarro itu menegaskan, setiap usulan akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kebutuhan masyarakat.

“Seluruh aspirasi yang masuk akan kami perjuangkan dan koordinasikan dengan pemerintah daerah agar bisa menjadi prioritas sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan reses tidak sekadar menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, tetapi juga menjadi sarana memperjuangkan kebutuhan warga agar dapat diwujudkan melalui program pembangunan daerah.

Menurutnya, aspirasi yang dihimpun selama reses harus menjadi perhatian serius sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan, khususnya di wilayah Kecamatan Mandai.

Example 300x250