MAROS, FOLDERINDONESIA.COM – Kenaikan harga bahan pokok masih menjadi keluhan masyarakat. Persoalan tersebut mengemuka dalam kegiatan reses Masa Sidang III Anggota DPRD Kabupaten Maros, Arie Anugrah, di Perumahan Griya Maros Indah Tamarampu, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Sabtu (18/7/2026).
Puluhan warga yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Selain kenaikan harga kebutuhan pokok yang dinilai semakin membebani pengeluaran rumah tangga, warga juga menyuarakan persoalan infrastruktur dan minimnya fasilitas umum di lingkungan perumahan.
“Ya, rata-rata warga curhat soal harga bahan pokok, ada juga kerusakan jalan di perumahan dan minimnya fasilitas umum,” kata Arie.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengungkapkan, kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok menjadi perhatian warga karena berdampak langsung terhadap pengelolaan keuangan keluarga.
Keluhan tersebut didominasi ibu rumah tangga yang setiap hari berhadapan langsung dengan kebutuhan belanja rumah tangga.
Tak hanya persoalan ekonomi, warga juga meminta perhatian terhadap kondisi infrastruktur di kawasan perumahan, khususnya pembangunan jalan di Blok M Griya Maros Indah Tamarampu yang hingga kini dinilai masih membutuhkan penanganan.
Warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap perbaikan jalan serta pemenuhan fasilitas umum agar lingkungan perumahan menjadi lebih nyaman dan mendukung aktivitas masyarakat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Arie mengatakan seluruh masukan warga akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan melalui DPRD Kabupaten Maros.
Ia berharap aspirasi yang disampaikan dalam reses dapat menjadi bahan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait sehingga persoalan yang dihadapi masyarakat bisa mendapatkan tindak lanjut.
















